Perkenalan
Selamat malam manusia.
Pada malam yang dingin dan sepi ini, entah merindukan sosok surya yang menghangati jiwa ini, izinkan saya mengenalkan diri.
Saya, cukup panggil saja saya dengan nama yang terlintas di benak kalian. Merupakan anak bungsu dari pasangan yang sudah bisa dikatakan memasuki fase dimana mereka membutuhkan istirahat dari hiruk pikuk pekerjaan. Anak laki-laki satu-satunya diantara dua kakak perempuan yang cantik dan ayu bagaikan angin gunung. Dibesarkan dengan penuh kasih sayang walaupun tidak dimanjakan.
Tengah berjuang menghadapi drama kehidupan, baik perkuliahan maupun keseharian.
Dihantui akan kecemasan dan ketakutan yang bertubi-tubi akan kejamnya kehidupan. Membuat saya yakin, akan adanya pelangi setelah hujan. Tapi, dicintai oleh semangat teman-teman saya bahwa hidup ini penuh arti walaupun drama tak kunjung henti. Dikasihi oleh pasangan yang mencintai setulus hati walaupun terkendala lokasi.
Ya, saya berkuliah di jurusan sastra salah satu universitas negri di kota kecil, berdebu, tetapi ramai bagaikan isi otak saya yang tak pernah lelah memberikan saya waktu untuk istirahat dan memaksa saya untuk berpikir dan berpikir. Maklum jika saya menggunakan kalimat yang cukup terkesan dilebihkan, tetapi tiap insan pasti memiliki ciri-ciri masing-masing.
Dengan diciptakannya blog ini, sebenarnya menjadi wadah bagi jiwa yang terluka akan pengkhianatan akan teman sendiri, pemikiran yang tak sepantasnya sehingga jiwa yang tak kunjung berhenti untuk memberontak, serta guratan yang tak berarti.
sekian,
Pada malam yang dingin dan sepi ini, entah merindukan sosok surya yang menghangati jiwa ini, izinkan saya mengenalkan diri.
Saya, cukup panggil saja saya dengan nama yang terlintas di benak kalian. Merupakan anak bungsu dari pasangan yang sudah bisa dikatakan memasuki fase dimana mereka membutuhkan istirahat dari hiruk pikuk pekerjaan. Anak laki-laki satu-satunya diantara dua kakak perempuan yang cantik dan ayu bagaikan angin gunung. Dibesarkan dengan penuh kasih sayang walaupun tidak dimanjakan.
Tengah berjuang menghadapi drama kehidupan, baik perkuliahan maupun keseharian.
Dihantui akan kecemasan dan ketakutan yang bertubi-tubi akan kejamnya kehidupan. Membuat saya yakin, akan adanya pelangi setelah hujan. Tapi, dicintai oleh semangat teman-teman saya bahwa hidup ini penuh arti walaupun drama tak kunjung henti. Dikasihi oleh pasangan yang mencintai setulus hati walaupun terkendala lokasi.
Ya, saya berkuliah di jurusan sastra salah satu universitas negri di kota kecil, berdebu, tetapi ramai bagaikan isi otak saya yang tak pernah lelah memberikan saya waktu untuk istirahat dan memaksa saya untuk berpikir dan berpikir. Maklum jika saya menggunakan kalimat yang cukup terkesan dilebihkan, tetapi tiap insan pasti memiliki ciri-ciri masing-masing.
Dengan diciptakannya blog ini, sebenarnya menjadi wadah bagi jiwa yang terluka akan pengkhianatan akan teman sendiri, pemikiran yang tak sepantasnya sehingga jiwa yang tak kunjung berhenti untuk memberontak, serta guratan yang tak berarti.
sekian,
Comments
Post a Comment